Total Pageviews

Tuesday, May 26, 2015

Bismillah
(Kisah yang akan diceritakan adalah kisah benar. Mungkin ada sedikit perubahan dari segi susunan bahasa tapi insyaAllah sampai isinya)
(Saya tidak akan menceritakan bagaimana permulaan cerita ni tapi saya hanya amik isi-isi penting. Fa'tabiru wa tafakkaru)
Semalam ada kejadian jin merasuk seorang pelajar akhwat di Irshad. Di kawasan dataran asrama. Kebanyakkan yang ada disana merupakan akhwat senior dan beberapa lelaki antaranya Saiful, Arif Hanif dll.
(Moga hanya amik pgajaran yang baik sahaja daripada kisah ni)
 Jin itu pada mulanya dia tidak Islam. Dia hanya ketawa bila diazankan kepadanya.
Saiful dah tak tahan lalu saiful pegang kepala akhwat tersebut lalu bertanyakan soalan.
"Hang kenai tak dajjal?"
 Pada mulanya jin itu melawan namun akhirnya dia memulakan kisahnya dengan suara yang tinggi.
"Sekarang ini dajjal sudah keluar di bumi Syam. Aku sudah hidup lama dah. Yahudi semua sudah bersatu untuk memerangi Islam"
"Dajjal itu lelaki bermata satu yang sangat jahat"
 "Aku dapat lihat bayi-bayi dilemparkan dan dibunuh dengan tombak pabila aku berada di Syria"
"Aku ni sudah lama hidup, tapi kamu ni manusia masih lagi LALAI dan BODOH"
"Adakah kalian ingat aku tidak tahu yang kalian suka menonton video KOREA?"
(diulang 3x)
*pada ketika ini, diceritakan akhwat yang ada mula menangis.
 "Yang lelaki dengan BOLA SEPAKNYA"
"Aku tahu ada antara kalian ada yang COUPLE. Lebih baik kalian bertaubat dengan segera kepada Allah"
"Perempuan dengan sikap pengotornya"
"Kalian ini LALAI"
*Saiful juga pada ketika itu hendak menangis namun makhluk itu berkata dengan ayat yang saangat sentap
"Adakah kamu ini menangis SEMENTARA sahaja atau menangis SELAMA-LAMANYA??"
*Sewaktu saiful memegang akhwat tersebut, Saiful terpikir bahawa Addmath masih belum diulangkaji. Lantas jin itu keluarkan ayat yang sentap sekali lagi.
 "Adakah kalian pikir aku tidak tahu bahawa kalian hanya belajar kerana RESULT????"
"Aku masuk kedalam badan perempuan ini kerana aku suka padanya"
 "Dia suka membaca kisah-kisah tokoh-tokoh Islam, dia ingin menjadi seorang MUJAHIDAH di Mesir, dia sangat mengkagumi gerakan IKHWANUL MUSLIMIN"
"Dan dia juga pernah bermimpi tentang TUHANNYA"
 "Aku suka mendengar tazkirah tentang Doa yang mana ada dikatakan bahawa doa itu senjata mukmin. Namun kenapa kalian tidak mendoakan sahabat-sahabat kalian di Palestin di Syria? Kalian adalah PEMBOHONG DAN PENDUSTA"
 "Di dalam sekolah, kalian bertudung labuh, lelaki berserban. Tetapi apabila kalian diluar sekolah???? Kalian adalah PEMBOHONG DAN PENDUSTA!"
"Ramai dalam kalangan kamu tidak menjaga amalan sunat kalian"
"Aku hanyalah mahu menyampaikan risalah ini kepada kalian. Ingatlah, hafal surah al Kahfi sekurang kurangnya tiga ayat awal dan tiga ayat akhir"
 *akhirnya dia mengucapkan LAAILAAHAILLALLAH...
 lalu akhwat tersebut muntah darah dan keluar cecair sedikit keputihan.
Sebelum dia keluar tu dia ada sebut.
"Tahukah kalian RASULULLAH sedang BERSEDIH dengan keadaan kalian........."
 PENGAJARAN
Allahu. Serius sahabat. Lepas aku dengar, aku rasa... Allah... Lalainya kita... leka... sampaikan jin sendiri datang menegur. Walaubagaimanapun amik yang baik-baik sahaja. Kalau rajin pi cari Quran sekarang, bukak surah al hadid ayat 16, hayatilah dan nangislah. Kejadian benar berlaku di SMKA Al-Irsyad pada ahad yang lalu 😔
✔✔ Buat Para Pencari Nafkah Keluarga:

✅ Mungkin kau tak tahu dimana rizqimu. Tapi rizqimu tahu dimana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

✅ Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

✅ Tugas kita bukan mengkhawatirkan rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karuniaNya.

✅ Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah
yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

✅ Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya (mati).

✅ Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita.

✅ Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja untuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat.
Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.

✅ Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya ??

✅ Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.

Ia kejutan untuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga.
Tugas kita cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

✅ Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap saat menjemputnya & jawab
soalanNya, "Buat apa?"

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

✅ Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat.
Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yang tersesat.

✅ Maka segala puji hanya bagi Allah; hanya dengan nikmatNya-lah maka kesempurnaan menjadi paripurna".